Jumat, 29 Januari 2016

Rumus Ajaib dalam Komunikasi


Ada pertanyaan yang terus mengelitik perihal bagaimana cara mempertahankan percakapan agar kita tidak kehabisan bahan bicara? Mau bicara apa lagi kira-kira agar percakapan kita bisa terus berlangsung dengan aman? Kok bisa ya, tahu-tahu kita kehabisan bahan bicara terutama dengan orang yang baru saja di kenal?
Uniknya lagi, kita sudah berpikiran terbuka, menempatkan diri sebagai pribadi yang ramah dan sudah menerapkan pola pikir sebagai orang yang menyenangkan untuk berteman seperti saran dari Igor Ledochowski, tetapi jawaban yang kita terima dari orang yang kita ajak bicara itu hanya singkat-singkat saja. Bingung deh mau omong apalagi jadinya.
Ada yang bilang itu mah salah Anda sendiri kenapa bertanya terus? Sudah begitu pertanyaannya juga cuma pertanyaan yang hanya butuh jawaban ya/tidak. Sudah pasti, teman bicara Anda pun menjawabnya singkat-singkat saja ya/tidak.
Bagaimana percakapan mau mengalir kalau Anda bertanya cuma sekedar bertanya bagaimana kabar mereka. Setiap orang yang ditanya begitu, apakah mereka lagi sehat atau sakit, lagi senang atau lagi susah, biasanya hanya akan menjawab “baik”.
Kalau benar seperti itu adanya, berarti Andalah yang harus memperbaiki cara bertanya Anda. Hindari pertanyaan yang cuma membutuhkan jawaban-jawaban singkat agar Anda tidak kehabisan bahan.
Aduh, sudah banget. Sebenarnya ada tidak cara atau rumus ampuh yang bisa digunakan agar Anda bisa memulai dan menjaga percakapan dengan baik?
Rumusan yang selalu bisa Anda gunakan dimanapun. Anda mau berbicara dengan siapapun. Bicara dengan orang yang sudah dikenal ataupun orang yang baru saja Anda kenal.
Mau bicara di kampus, di kantor, di seminar atau dimanapun. Anda tetap bisa menggunakan formula tersebut.
Ada tidak ya?

Rumus Ajaib

Apa dan bagaimana rumusannya tersebut? Cukup Anda ingat rumus berikut ini saja:
Repetisi + Pernyataan Pribadi + Pertanyaan.
Bagaimana mengaplikasikannya?
Pada intinya, Anda mencoba melakukan repetisi atau pengulangan atas jawaban teman bicara Anda, kemudian dari jawaban tersebut Anda buat pernyataan pribadi lalu ajukan pertanyaan lagi. Ulangi lagi jawaban mereka, buat pernyataan pribadi lalu tanya lagi, begitu seterusnya.
Semua mengandalkan kemampuan mendengarkan aktif Anda. Pikiran Anda harus Aktif, tetapi tetap santai, alami dan tidak usah kaku. Anda tidak harus mengikuti urutan repetisi + pernyataan pribadi + pertanyaan. Anda bisa ganti-ganti urutannya.
Saya pernah mencoba rumus tersebut saat bertemu dengan seorang Partner Auditor Perusahaan tempat saya bekerja yang baru bertemu lagi setelah hampir setahun kami tidak pernah bertemu (katakan saja beliau Bapak T). Percakapan kami adalah sebagai berikut:
Saya : Halo Pak. Apa kabar? Anda datang sangat tepat waktu ni.
Bapak T: Kabar baik pak. Kabar bapak gimana?
Saya: Kabar baik juga pak. Lagi sibuk apa ni pak sekarang? (pertanyaan)
Bapak T: Iya ni pak, Masih ada beberapa klien audit juga. Jadi ya, tetap sibuk sampai sekarang.
Saya: Wah masih banyak kerjaan audit? (Repetisi). Kalau kita, baru saja selesai melakukan paparan publik pak. Maklum sudah tanggal segini bos-bos banyak yang sudah mau pada liburan, jadi baru kemarin kita selesai melakukan paparan publik (pernyataan pribadi). Kalau bapak tidak ada rencana liburan ni? (pertanyaan).
Bapak T: Tidak ada pak. Sibuk sudah menjelang akhir tahun ini.
Saya: Ya begitulah pak kalau jadi Auditor ya? (pernyataan pribadi). Sibuk terus menjelang akhir tahun (repetisi), Tapi apa emang setiap tahun begitu pak? (pertanyaan).
Anda lihat bahwa urutannya bisa saya balik-balik agar tidak kaku dan monoton. Mengalir saja. Kadang-kadang bertanya didepan, kemudian mengulang jawaban, bikin lagi pernyataan baru bertanya lagi. Begitu seterusnya.
Itu dengan orang yang sudah saya kenal. Dengan orang yang baru dikenal pun saya pernah coba pakai rumusan : repetisi + pernyataan pribadi + pertanyaan. Kebetulan pas saya selesai nge-gym ada orang di ruang ganti (katakan saja bung H). Orangnya baik dan terbuka untuk diajak bicara. Daripada diem-dieman mending saya tanyakan sesuatu dan memulai percakapan berikut:
Saya: Wah mas, rajin banget ni. Nga berenang?
Bung H: Tidak pak (singkat doang jawabannya)
Saya: Wah tidak berenang (repetisi), tetapi main alat dong ya? (pernyataan pribadi)
Bung H: Iya pak (singkat lagi)
Saya: Belajar dimana main alat fitness? (pertanyaan). Belajar sendiri atau baca-baca buku? (pertanyaan)
Bung H: Ya tanya-tanya saja pak. Dulu juga ada teman yang udah pada jago main alatnya. Saya tinggal tanya ke mereka. Cuma sayang, mereka sekarang udah pada tidak fitness di sini lagi.
Saya: Wah, dulu banyak ya (repetisi). Saya pernah baca tuh perihal Deddy Cobuzier OCD (pernyataan pribadi). Benar nga tuh mas kalau angkat beban harus yang paling berat yang kita mampu? (pertanyaan)
Bung H: Ya kalau saya si mulai hitungan sedikit dulu, baru kemudian tambahin hitungan dan bebannya. Ntar kalau sudah cape baru ganti alat lain.
Saya: Oh gitu mas, harus yang sedikit dulu baru ditambah lagi bebannya ya (repetisi). Ada minum suplemen nga? (pertanyaan). Biasanya kan ada tuh suplemen tambahan (pernyataan pribadi).
Begitulah seterusnya. Coba perhatikan kalau pertanyaan Anda sudah menyangkut sesuatu yang menarik minat teman bicara Anda, keahlian mereka atau hobi mereka, maka biasanya teman bicara Anda mulai bicara panjang lebar memberikan jawaban. Dan, kalau sudah begini ada saja ide percakapan yang akan muncul dengan sendirinya.
Kira-kira begitu para sahabat semua. Ingat dan gunakan rumus : repetisi + penyataan pribadi + pertanyaan agar percakapan Anda mengalir lancar. Aktifkan pendengaran, bayangkan setiap jawaban, bikin pernyataan dan mulai bertanya lagi.
Silahkan bila Anda pun mau mencobanya. Hasil akhir tidak usah dipikirkan. Mau berhasil apa tidak yang penting kita sudah berpikiran terbuka dengan orang lain. Semoga berkenan di hati.
Photo Credit by : Tio

Tips Berkomunikasi dengan Orang yang Baru Dikenal

  • Komunikasi merupakan media paling penting dalam berinteraksi dalam masyarakat. Dengan komunikasi kita dapat menyampaikan pendapat kita dan mengekspresikan segala perasaan kita kepada orang lain. Banyak orang sedih dan kecewa akan hidupnya karena mereka kesulitan mengekspresikan diri mereka dan memilih memendamnya sendiri seperti harta karun di dalam samudra. Biasanya kesulitan ini bisa terjadi karena kurangnya kemampuan komunikasi atau berbicara dari si penyampai pesan. Kemampuan komunikasi yang baik sangat diperlukan dalam sebuah lingkungan baru agar dapat terjalin suatu hubungan yang baik. Namun, jika seseorang kesulitan untuk menjalin hubungan dengan lingkungan barunya, maka dia akan merasa tidak nyaman untuk tinggal di lingkungan tersebut.
    Terkadang kita merasa bingung dan canggung saat berhadapan dengan orang yang baru kita kenal. Bagi sebagian orang yang profesinya mengharuskan dia untuk berhadapan dengan orang-orang baru, maka mereka harus melatih kemampuan berkomunikasinya supaya bisa terjalin hubungan yang baik pula. Berikut ini ada 8 tips cara terbaik berkomunikasi dengan orang yang baru dikenal:
  • 1. Mulailah dari kata-kata sederhana atau pertanyaan sederhana

    Bertanyalah tentang hal-hal yang sederhana. Jangan terlalu serius, contohnya seperti: "Hari ini panas sekali ya!", "Jam berapa mas sekarang?", "Aduh, panjangnya antriannya!", dan sebagainya. Cara ini cukup efektif untuk memulai suatu percakapan setelah mendapat respon dari lawan bicara, baru lanjutkan percakapannya.
  • 2. Membuat dia membahas tentang dirinya

    Carilah topik yang sangat mereka kuasai, yaitu tentang diri mereka sendiri. Bertanyalah dengan pertanyaan seperti: "Rumah Anda di mana?", "Apa pekerjaan Anda?", "Anda berasal dari mana?", "Anda kuliah di mana?" Pertanyaan-pertanyaan seperti ini sangat tepat sekali digunakan sebagai pembukaan percakapan yang baik. Dengan pertanyaan seperti itu akan membuat mereka tertarik untuk berbicara dengan Anda dan setelah itu jangan lupa untuk berkenalan dengan orang baru tersebut.
  • 3. Berikan pertanyaan yang memicu minat orang tersebut

    Buatlah pertanyaan yang mengarah pada minat mereka untuk berkomunikasi, seperti: "Saya punya kos-kosan di daerah Dieng dengan 10 kamar standar dan 3 kamar VIP." Segera beri tanggapan mengenai hal tersebut seperti: "Di manakah Dieng itu? Apakah dari sini masih jauh untuk ke kosan Anda? Siapa saja yang menyewa kos-kosan Anda? Apakah bapak punya pekerjaan lain selain punya kos-kosan?" Dengan melontarkan pertanyaan-pertanyaan seperti itu akan membuat orang baru tersebut semakin tertarik untuk berbicara dengan Anda. Pada dasarnya, manusia cenderung ingin membanggakan diri mereka sendiri. Oleh karena itu, pertanyaan dengan topik diri mereka sendiri adalah topik yang tepat untuk dibahas. Sebagai manusia kita pasti juga ingin membanggakan dan membicarakan tentang diri kita sendiri, akan tetapi untuk situasi seperti ini lebih baik tahan ego Anda dulu.
  • 4. Perhatikan mereka dengan kontak mata yang lama

    Berikan kontak mata kepada mereka saat mereka berbicara kepada Anda. Hal tersebut manandakan bahwa Anda memperhatikan dan menyimak apa yang mereka bicarakan, tetapi ingat jangan terlalu berlebihan saat memandang mereka, karena itu justru dapat menyebabkan mereka merasa tidak nyaman dengan Anda.
  • 5. Menceritakan tentang diri Anda saat diminta

    Saat ini adalah saat yang paling tepat bagi Anda untuk menceritakan tentang diri Anda. Ceritakan tentang diri Anda, tetapi jangan terlalu berlebihan membuka jati diri Anda. Beri kesempatan pada orang tersebut bertanya tentang kehidupan Anda.
  • 6. Cari topik yang menarik atau yang sedang tren

    Saat keadaan mulai diam karena tidak adanya topik yang dibahas, coba Anda seaktif mungkin mencari bahan pembicaraan, mulai dari topik yang sedang hangat dibicarakan saat ini atau hal-hal lain yang berhubungan dengan pekerjaan atau studi yang dia jalani. Jangan membicarakan topik yang serius yang susah dimengerti oleh Anda dan orang tersebut.
  • 7. Hindari kata-kata yang menyinggung perasaan atau candaan yang tidak tepat

    Bercanda boleh saja, tetapi alangkah baiknya untuk situasi seperti ini kita tidak menyisipkan candaan sampai kita benar-benar mengetahui siapa orang itu. Dikhawatirkan candaan yang kurang tepat dapat menyinggung perasaan orang tersebut sehingga dapat menghambat proses komunikasi yang efektif.
  • 8. Mengajak ke hubungan pertemanan

    Dalam tahap ini kita dapat mengajak mereka ke hubungan lebih dari seorang yang baru kenal, tetapi sebagai teman dengan cara mengajak mereka bertemu lagi, contohnya coba ajak mereka untuk futsal, ke kedai kopi bersama-sama, mengajak ke konser musik, ke pameran baju dan lain-lain. Walaupun mungkin dia tidak mau menerimanya tetapi Anda telah berani dan serius untuk membina hubungan pertemanan yang baik dengannya. Hal itu akan membuat orang tersebut terkesan dan menghargai Anda.
Photo Credit : by Tio

Minggu, 17 Januari 2016

cara mengatasi agar tidak mudah berkeringat dan bau badan



Berkeringat adalah reaksi tubuh untuk pendinginan. Namun, pada orang yang menderita hiperhidrosis (istilah untuk keringat berlebihan), produksi keringat terlalu banyak sehingga menimbulkan masalah.

Hiperhidrosis menimbulkan efek psikologis dan psikososial. Orang yang menderita hiperhidrosis sering menjadi kurang percaya diri, menutup diri dan harus mengubah gaya hidup untuk mengakomodasi masalah ini. Selain itu, keringat berlebihan juga dapat menyebabkan penyakit atau iritasi kulit karena kulit basah lebih rentan terhadap infeksi bakteri dan jamur tambahan.

Penyebab

Hiperhidrosis disebabkan oleh kerja eccrine yang terlalu aktif. Eccrine adalah kelenjar keringat yang mengatur suhu tubuh. Kelenjar ini berlokasi di seluruh tubuh sehingga semua bagian tubuh dapat berkeringat, namun hiperhidrosis terutama terjadi di telapak tangan, telapak kaki, ketiak dan wajah.
Kebanyakan hiperhidrosis adalah bakat bawaan yang menurun di keluarga. Sekitar sepertiga orang dengan hiperhidrosis memiliki anggota keluarga dengan keluhan yang sama. Selain bakat bawaan,


beberapa hal berikut dapat meningkatkan produksi keringat:
  • Olahraga
  • Suhu panas dan lembab
  • Minuman/makanan panas atau pedas
  • Emosi yang kuat seperti stres dan kecemasan
  • Obesitas  
Faktor lain yang juga dapat menyebabkan  kelebihan keringat ini, di antaranya :
  1. Makanan atau minuman tertentu. Makanan pedas, minuman panas atau minuman yg mengandung kafein dan alkohol dapat membuat kita berkeringat. *Ugh, I'm coffee geek -.- *
  2. Obat-obatanMorfin, tiroksin dosis tinggi, beberapa anti-psikosa, obat pereda nyeri (aspirin dan asetaminofin).
  3. MenopauseWanita pada masa ini biasa mengalamai hot flashes, dimana terjadi peningkatan suhu kulit yang disertai keringat dan kegerahan.
  4. HipoglikemiaKadar gula darah yang rendah sering dijumpai pada penderita diabetes yang mengkonsumsi insulin atau obat anti-diabetes-oral.
  5. Demam. Ketika suhu badan naik dan akan kembali ke normal, bisa disertai dengan keringat berlebihan.
  6. HipertiroidismeKadang kelenjar tiroid mengeluarkan sejumlah besar hormon tiroksin. Hal ini menyebabkan penurunan berat badan, denyut jantung yang cepat atau tidak teratur, gelisah.
  7. Serangan jantungTerjadi ketika aliran darah ke otot jantung berkurang.
  8. TuberkolosisSalah satu gejalanya adalah berkeringat di malam hari.

Beberapa kondisi seperti HIV, diabetes, penggunaan narkoba dan alkoholisme juga dapat menyebabkan berkeringat berlebihan.

Gejala
Cara mudah untuk mengetahui jika seseorang terkena hiperhidrosis antara lain:
  • Berkeringat ekstrim sehingga membuatnya sering berganti baju. Penderitanya sering memiliki jejak basah di baju, terutama di daerah ketiak.
  • Hiperhidrosis telapak tangan ditandai dengan telapak tangan yang basah sehingga butir-butir keringat sampai menetes.

Penanganan dan terapi
Jika Anda menderita hiperhidrosis, beberapa tindakan berikut dapat mengurangi visibilitas dan jumlah keringat:
  • Kenakan pakaian dari bahan yang sejuk dan menyerap keringat.
  • Jaga lingkungan Anda tetap sejuk dan memiliki ventilasi yang baik.
  • Hindari makanan dan minuman yang menyebabkan berkeringat.
  • Kurangi stres, kecemasan dan masalah emosi lain yang dapat memicu kenaikan produksi keringat.
  • Apabila Anda menderita kaki berkeringat, cucilah kaki Anda secara berkala dengan air dingin dan keringkan. Taburkan bedak di antara jari kaki. Sepatu Anda harus dari bahan bernapas (misalnya kulit atau kanvas). Kenakan kaos kaki berbahan wol atau katun.
  • Mandilah dua kali sehari dengan menggunakan sabun lembut.
  • Gunakan deodoran bebas alkohol.
Anda juga dapat memilih untuk mendapatkan pengobatan hiperhidrosis. Berkat kemajuan ilmu kedokteran, berbagai bentuk terapi telah tersedia untuk hiperhidrosis. Berbagai pilihan obat-obatan dan operasi untuk mengobati hiperhidrosis antara lain:
  • Antiperspirant. Obat yang mengurangi produksi keringat.
  • Beta blocker. Obat-obatan yang mengurangi keringat yang disebabkan oleh kegelisahan dan stress.
  • Antikolinergik. Antikolinergik bekerja dengan menghalangi kimiawi perangsang aktivitas kelenjar keringat Anda.
  • Iontophoresis. Menggunakan perangkat bertenaga baterai untuk mengaliri arus listrik tegangan rendah ke tangan, kaki, atau ketiak, sementara tubuh pasien direndam dalam air. Hal ini bermanfaat memblokir kerja kelenjar keringat.
  • Botox (botulinum toxin). Suntikan Botox, yang juga digunakan untuk membantu mengurangi kerutan wajah , dapat menghalangi saraf yang memicu kelenjar keringat.
  • Eksisi. Eksisi kelenjar keringat di ketiak.
  • Simpatektomi. Operasi untuk menghalangi atau memotong saraf yang mengontrol kelenjar keringat.
(sumber : majalah kesehatan, dan sumber lainnya)
Foto ilustrasi: google

Rabu, 13 Januari 2016

Memanfaatkan Waktu Menjadi Muslim yang Berkualitas



Kehidupan kaum muslimin di dunia ini memberikan perhatian yang amat besar, jika mereka dapat memanfaatkan waktu sebaik mungkin pastilah perhatian mereka terhadap waktu lebih besar dimanfaatkan dalam pengorbanan yang benar, kemenangan yang nyata, perbuatan baik serta berpikiran lurus, daripada perhatian kepada benda kekayaan dan jabatan yang hanya sekejap disandang.
Karena waktu memiliki arti penting bagi kaum muslimin untuk mengeruk lebih dalam kebaikan-kebaikan yang akan ditanamnya di akhirat kelak. Seandainya mereka mengerti, niscaya mereka akan berbuat untuk dunianya seakan-akan mereka hidup selamanya dan akan berbuat untuk akhiratnya seolah-olah mereka mati besok.
Waktu memiliki karakterisitik yang mencolok untuk kita ketahui dengan cermat supaya lebih bermanfaat dalam hidup yang singkat, diantaranya:
1. Waktu terus melaju tanpa menunggu
Waktu bagaikan sebuah awan yang berjalan tanpa ada halangan yang mampu menembus di kala siang ataupun malam, waktu bagaikan angin sepoi-sepoi yang dapat menyusut masuk ke dalam rongga-rongga kecil. Begitu pula dengan umur manusia, meskipun dia merasa hidup di dunia telah berasa lama namun hakikatnya dia beumur pendek dan sedang menanti kedatangan “tamu” yang menghampiri setiap insan di ujung takdir yang telah ditentukan.
Oleh sebab itu, memanfaatkan waktu yang “berlalu sejenak” ini sangatlah penting bagi kaum muslimin. Dalam setiap detik haruslah kebaikan, dalam setiap nafas berhembus terucap dzikir pada-Nya, sungguh orang yang beruntung adalah yang dapat bersaing dengan waktu memanfaatkan dalam kebaikan.
Seperti dalam ibadah dan muamalah setiap hari kita, waktu bergulir dengan cepat, namun jika kita mampu memanfaatkan waktu tersebut untuk hal-hal yang berguna bagi diri sendiri dan orang lain, niscaya waktu yg berlalu cepat sangat bernilai dalam kehidupannya.
كَأَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَهَا لَمْ يَلْبَثُوا إِلاَّ عَشِيَّةً أَوْ ضُحَاهَا (46)
“Pada hari mereka melihat hari berbangkit itu, mereka merasa seakan-akan tidak tinggal (di dunia) melainkan (sebentar saja) di waktu sore atau pagi hari” (Q.S An-Nazi’at : 46)
2. Waktu yang berjalan tak dapat menyimpang
Waktu bagaikan matahari yang terbit dan berangsur-angsur menjulang tinggi menyinari seisi bumi, namun matahari tak dapat berhenti di tempat ataupun berbalik dan tenggelam di sebelah timur kembali. Waktu yang telah berjalan tidak dapat diganti seperti keinginan sendiri. Sebelum penyesalan terjadi pada diri kita, maka memperbanyak amalan-amalan yang bermanfaat dalam setiap detik yang akan tiba.
Waktu akan cepat berlalu, karena setiap yang ada di dunia pasti ada akhirnya. Dunia ini fana begitu pula isinya. Setiap insan hanyalah berkelana memanfaatkan waktu yang ada sambil mengais kebaikan sebanyak-banyaknya. Semakin jauh dari kehidupan maka akan semakin dekat padanya kuburan. Malangnya, bagi seseorang merayakan ulang tahun karena bertambahnya umur, hakikatnya ia sedang merayakan dekatnya kematian.
Manusia diciptakan bagaikan seorang musafir, tidak ada tempat berakhir baginya melainkan surga dan neraka yang abadi. Namun jika musafir dapat menunjukkan ketaatan kepada Allah Swt maka akan ada hal-hal yang bemanfaat bagi dirinya. Nabi Saw pernah bersabda,
مِنْ حُسْنِ إِسْلاَمِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لاَ يَعْنِيهِ
“Di antara kebaikan islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat” (HR. Tirmidzi no. 2317)
3. Waktu yang telah dan akan berlalu adalah harta termahal yang dimiliki setiap insan.
Sebagaimana waktu yang berjalan tak dapat terulang kembali ataupun diganti dengan yang lain, maka waktu adalah harta termahal bagi kehidupan kaum muslimin. Waktu merupakan tempat untuk menampung segala amalan-amalan dan hasilnya. Waktu tak ubahnya seperti segunung emas, sebagaimana pepatah arab, namun ia lebih berharga daripada segunung emas, intan, berlian, atau sesuatu yang paling mahal di dunia ini. Sebab kekuatan waktu adalah faktor kehidupan manusia memperoleh hasilnya kelak.
Karena itu, memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya adalah pekerjaan yang tak ternilai dan tak tertandingi dalam ukuran nilai. Dan jika kita membandingkan kehidupan di dunia dan kekekalan di akhirat maka kita sadar bahwa setiap hembusan nafas akan bermanfaat dari pada hidup seribu tahun didunia tanpa beramal akhirat. Menyia-nyiakan waktu hanya untuk menunggu-nunggu pergantian waktu, itu sebenarnya lebih parah dari kematian. Ibnul Qayyim rahimahullah dalam Al Fawa-id berkata,
اِضَاعَةُ الوَقْتِ اَشَدُّ مِنَ الموْتِ لِاَنَّ اِضَاعَةَ الوَقْتِ تَقْطَعُكَ عَنِ اللهِ وَالدَّارِ الآخِرَةِ وَالموْتِ يَقْطَعُكَ عَنِ الدُّنْيَا وَاَهْلِهَا
“Menyia-nyiakan waktu itu lebih parah dari kematian. Karena menyia-nyiakan waktu memutuskanmu dari (mengingat) Allah dan negeri akhirat. Sedangkan kematian hanya memutuskanmu dari dunia dan penghuninya.”
4. Waktu yang digunakan akan dipertanggungjawabkan.
Rasulullah Saw pernah menjelaskan hal ini didalam sabdanya :
لا تزولُ قَدَمَا عبدٍ يومَ القيامةِ حتَّى يُسألَ عن أربعٍ عَن عُمُرِه فيما أفناهُ وعن جسدِهِ فيما أبلاهُ وعن عِلمِهِ ماذا عَمِلَ فيهِ وعن مالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وفيما أنفقَهُ
“Tidak tergelincir kedua kaki seorang hamba pada hari kiamat sehingga Allah menanyakan empat hal: Umurnya; dihabiskan untuk apa, Waktu mudanya; digunakan untuk apa, Ilmunya; apakah diamalkan atau tidak, Hartanya; darimana dia mendapatkan dan untuk apa saja dihabiskannya” (HR. Tirmidzi, Hadist Hasan)
Sebenarnya waktu manusia adalah umurnya. Barangisapa yang berjalan di atas jalan Allah dan Rasul-Nya maka itulah sebenarnya kehidupan dan umurnya, namun jika dia menghabiskan umurnya dengan kesenangan, angan-angan yang batil, tidur dan menganggur, maka kematian lebih baik baginya. Karena setiap amal perbuatan yang kita lakukan akan dimintakan pertanggungjawaban. Jika dia berbuat baik maka tempat kembalinya ke dalam surga, sebaliknya jika amalan setiap harinya berbuah maksiat maka balasannya adalah adzab.
Banyak masnuisa yang hidup ini menyia-nyiakan waktu, tanpa sadar ia melakukan perbuatan menyimpang dan pernah terpikirkan bahwa setiap amalah akan dihisab. Maka jadilah seperti petani di sawah yang selalu menebar dan menanan biji dan kelak dia akan memanennya.
Dunia hanya ada tiga masa: kemarin, hari ini, dan besok. Kemarin telah berlalu bersama dengan apa yang di dalamnya. Sedangkan hari esok semoga kita menemuinya. Dan hari ini adalah milik kita, maka beramallah di dalamnya. [Bersamadakwah/Berdakwah]

Sabtu, 09 Januari 2016

Tips Cara Melawan Hawa Nafsu

Bismillah, Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Bagaimana cara mengendalikan hawa nafsu agar tidak terjerumus ke dalam perbuatan yang dibenci Allah. 
Apakah kita ingin terjerumus dalam azab Allah gaes : Pastinya kalau kalian orang yang Hatinya sehat pikirannya so answer
Jawaban
Saudaraku yang dirahmati Allah SWT, hidup ini adalah perjuangan melawan hawa nafsu (syetan). Kadangkala kita menang dan kadangkala kita kalah melawan hawa nafsu syetan kita.
 Imam Ghazali menyebut ada tiga bentuk perlawanan manusia terhadap hawa nafsu. 
1. nafsu muthmainnah (nafsu yang tenang), yakni ketika iman menang melawan hawa nafsu, sehingga perbuatan manusia tersebut lebih banyak yang baik daripada yang buruk.2.nafsu lawwamah (nafsu yang gelisah dan menyesali dirinya sendiri), yakni ketika iman kadangkala menang dan kadangkala kalah melawan hawa nafsu, sehingga manusia tersebut perbuatan baiknya relatif seimbang dengan perbuatan buruknya.
3. nafsu la’ammaratu bissu’ (nafsu yang mengajak kepada keburukan), yakni ketika iman kalah dibandingkan dengan hawa nafsu, sehingga manusia tersebut lebih banyak berbuat yang buruk daripada yang baik
.
Coba Anda renungkan, termasuk manakah Anda?
Kalau saya bersangka baik kepada Anda, maka saya menilai Anda masih termasuk kelompok yang pertama, yaitu nafsu muthmainnah. Memang salah satu ciri orang yang ternasuk nafsu muthmainnah adalah segera sadar dan gelisah terhadap perbuatannya yang buruk. Walaupun ia melakukan perbuatan buruk yang kecil, tetapi sudah dianggapnya besar, sehingga ia selalu hati-hati dalam melangkah. Menurut saya, Anda perlu bersyukur kepada Allah SWT karena Anda memiliki ‘sensifitas yang tinggi’ terhadap perbuatan dosa. Dan ini adalah ciri orang-orang yang bertaqwa.
Jadi saran saya, sebaiknya kita segera meninggalkan perbuatan yang dibenci Allah sebelum jauh melangkah.
Sebab kalau sudah menjadi kebiasaan akan sulit untuk menghilangkannya.STOP lah gaes lawan bujukan setan yang akan menghancurkan kita dalam sesungguhnya azab Allah itu amat pedih, jika kita mengikuti nafsu kita hanya senang sesaat naum kelak kita kan tersiksa tidak hanya diakhirat namun diunia pula maka gaes segeralah bertaubat Nasuha sebelum ajal menjemput kita 


Sedangkan untuk mengendalikan hawa nafsu, sebaiknya Anda melakukan langkah-langkah sebagai berikut :

1. Banyak melakukan ibadah, terutama ibadah-ibadah sunnah (sholat dhuha, tahajud, baca Al Qur’an, dll). Sebab makanan hati yang bersihadalah ibadah.
2. Minta kepada Allah dengan sungguh-sungguh (berdoa) agar keinginan Anda semakin kuat untuk meninggalkan hal-hal yang buruk.
3.Meyakini imbalan besar yang akan Allah berikan kepada orang-orang yang mampu mengendalikan hawa nafsunya. “Katakanlah: "Inginkah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu (memperturuti hawa nafsu)?." Untuk orang-orang yang bertakwa (kepada Allah), pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai; mereka kekal didalamnya. Dan (mereka dikaruniai) isteri-isteri yang disucikan serta keridhaan Allah. Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya” (QS. Ali ‘Imron yat 15). 
Kuatkan keyakinan tersebut dengan banyak berzikir (mengingat Allah) dan beribadah kepadanya. Jangan hanya mengandalkan ibadah wajib saja untuk mengendalikan nafsu, tambah juga dengan ibadah sunnah, seperti shaum senin-kamis, sholat tahajjud, tilawah Al Qur’an, sholat dhuha, dan lain-lain. 
4.Jaga panca indera kita dari pengaruh syahwat (nafsu). Jaga mata kita untuk tidak melihat hal-hal yang berbau maksiat, jaga pendengaran dari pembicaraan yang jorok, jaga mulut dari berkata-kata yang cabul, dan jaga tangan serta kaki kita untuk tidak menjamah atau melangkah ke hal-hal yang maksiat.
5. Jaga pikiran kita dengan selalu berpikir positif dan produktif yang akan didapat dari banyak membaca yang positif dan hindari juga lingkungan yang membangkitkan hawa nafsu kita
Sekian dari saya semoga kita menjadi hamba Allah yang bertakwa. Mejalankan segala perintahnya dan menjauhi segala apa yang dilarangnya. Wallaikumsallam Wr. Wb.





Tidur ala Rasulullah SAW



Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami dan Anda semua nikmat Islam & Iman. Ada beberapa pertanyaan bagaimana caranya supaya tidak telat sholat subuh berjamaah di masjid. Selain tidak tidur terlalu malam, menyetel alarm, dan berniat dengan sangat kuat, yang paling penting bahkan bisa mendapatkan pahala adalah dengan mengikuti sunah Rasul kita tercinta Nabi Muhammad SAW dalam cara tidur.


Tidur Rosulullah saw merupakan cara tidur yang sangat baik bagi kesehatan. Setiap posisi dan waktu yang beliau pilih untuk tidur sangat bermakna bagi kesehatan bahkan jauh sebelum ilmu kedokteran berkembang seperti sekarang. Ibnu Qayyim berkata,“Barangsiapa yang memperhatikan pola tidur dan bangun beliau, niscaya mengetahui bahwa tidur beliau tersebut paling proporsional dan paling bermanfaat untuk badan, organ, dan kekuatan."

Mau tahu banyak bagaimana cara-cara Rasulullah saw tidur? Kalau begitu ayo kita intip. Ada beberapa kebiasaan yang dilakukan Rasulullah saw berkenaan dengan tidur yang mungkin kita tidak tahu selama ini namun perlu kita ketahui sekarang agar kita bisa lebih mengenal orang yang paling kita sayangi didunia ini setelah Allah swt ini, yaitu: 
• Rasulullah saw mempunyai kebiasaan tidur pada awal malam kemudian bangun pada permulaan paruh kedua malam. Pada saat itu beliau bangun lalu bersiwak, berwudhu dan melaksanakan sholat tahajjjud
• Rasulullah saw selalu tidur dalam keadaan miring, terutama dalam posisi miring ke kanan
• Terus berdzikir sampai jatuh tertidur
• Rasulullah saw tidak pernah tidur dalam kondisi perut penuh makanan dan minuman
• Rasulullah saw tidak pernah tidur di atas tanah tanpa alas dan tidak pernah tidur di atas kasur yang terlalu tinggi pula. Minimal beliau memakai kasur yang berisi sabut, menngunakan bantal dan kadang-kadang meletakkan tangannya di bawah pipi.

Setelah tahu kebiasaan-kebiasaan Rasulullah SAW dalam hal tidur mungkin kita juga perlu tahu bagaimana aturan-aturan tentang tidur yang telah diajarkan oleh Rasulullah:

1.Tidur Terbaik
Tidur terbaik adalah tidur yang dimulai dengan posisi miring ke kanan. Tujuannya adalahagar makanan dapat masuk ke dalam lambung dengan sempurna. Hal ini dikarenakan posisi lambung yang berada agak ke samping kiri. Kemudian padanya dianjurkan untuk mengubah posisi ke kiri untuk mempercepat proses pencernaan. Baru kemudian tidur dilanjutkan dengan posisi miring ke kanan kembali. Sebagai peringatan, jangan terlalu sering tidur dalam posisi miring ke kiri karena hal itu dapat membahayakan organ hati yang berada di sisi kiri dekat dengan lambung. Pada saat itu organ-organ tubuh akan mengarah pada hati dan beresiko mengalirkan bahan berbahaya ke dalamnya.

Ada yang menyatakan bahwa hikmah tidur dengan posisi miring ke kanan adalah agar orang yang melakukannya tidak terlalu lelap dalam tidurnya, karena posisi hati/jantung di dalam tubuhnya agak miring ke kiri. Jadi jika seseorang tidur dengan posisi miring ke kanan, maka jantungnya akan terdorong dari tempatnya di sebelah kiri. Hal itu akan mencegah orang yang bersangkutan tidur terlalu lama dan terlalu lelap.

Posisi tidur Nabi saw setelah miring kesebelah kanan Kemudian, beliau berbalik bertumpu sedikit pada sisi kiri, supaya dengan begitu proses pencernaan lebih cepat karena condongnya lambung di atas hati. Kemudian beliau kembali tidur bertumpu pada sisi kanan lagi, agar makanan segera larut dari lambung; jadi posisi permulaan dan posisi terakhir tidur bertumpu pada sisi kanan. 

a. Untuk jalan nafas, tidur miring mencegah jatuhnya lidah kebelakang yang dapat menyumbat jalan nafas. Lain halnya jika tidur pada posisi terlentang maka relaksasi lidah pada saat tidur dapat mengakibatkan penghalangan jalan nafas, penampakan dari luar berupa mendengkur. Jika suami Anda suka mendengkur atau mengorok, coba cara ini. 

Orang yang mendengkur mengakibatkan tubuh kekurangan oksigen malah kadang-kadang dapat terjadi henti nafas untuk beberapa detik yang akan membangunkan orang yang tidur dengan posisi demikian. Orang tersebut biasanya akan bagun dengan keadaan pusing karena kurangnya pasokan oksigen ke otak. Tentunya ini sangat mengganggu tidur kita.

b. Untuk jantung, tidur miring kesebelah kanan membuat jantung tidak tertimpa organ lainnya ini karena posisi jantung yang memang berada lebih disebelah kiri. Tidur bertumpu pada sisi kiri menyebabkan curah jantung yang berlebihan karena darah yang masuk ke atrium juga banyak, sebab paru-paru kanan berada diatas sedangkan paru-paru kanan mendapatkan pasokan darah yang lebih banyak dari paru-paru kiri.

c.Bagi kesehatan paru-paru: paru-paru kiri lebih kecil dibandingkan dengan paru-paru kanan. Jika tidur miring kesebelah kanan, jantung akan jatuh kesebelah kanan, itu tidak menjadi masalah karena paru-paru kanan besar, lain halnya kalau bertumpu pada sebelah kiri, jantung akan menekan paru kiri yang berukuran kecil, tentu ini sangat tidak baik.



2.Selain posisi tidur yang miring ke kanan Nabi saw juga meluruskan punggungnya pada saat tidur, manfaatnya adalah supaya organ-organ dalam tidak tertekan, posisi tersebut juga melancarkan peredaran darah.

3.Sedikit menekuk kaki
Di dunia kedokteran seorang dokter akan meminta pasien menekuk kakinya jika dokter tersebut akan memeriksa perut pasien. Fungsi dari sedikit menekuk kaki adalah untuk mengendurkan otot-otot perut sehingga lebih mudah untuk diperiksa. Menekuk kaki sedikit pada saat tidur menolong organ-organ dan otot otot perut itu sendiri untuk relaksasi lebih sempurna. Sehingga tidur kita lebih nyaman.

4.Menggunakan telapak tangan sebagai bantal.
Kita tentu sering dengar bahwa posisi leher sangat mempengaruhi kualitas tidur. Leher yang tidak lurus pada saat tidur menyebabkan sakit leher pada saat bangun dan biasanya ini menetap beberapa lama sehingga mengganggu aktifitas. Maha suci Allah yang menciptakan tangan sedemikian rupa sehingga apabila kita melihat orang yang tidur dengan telapak tangan maka antara kepala, leher dan punggung tercipta garis lurus.

5. Tidur Terburuk
Tidur terburuk adalah tidur dalam posisi telentang. Posisi ini hanya diperkenankan untuk beristirahat dan bukan untuk tidur. Namun demikian dibandingkan dengan posisi tidur telentang tidur dengan posisi tengkurap adalah posisi tidur yang paling buruk.Selain itu, selain bagi orang sakit, tidur di pagi dan sore hari adalah hal terburuk. Tidur di pagi hari dapat membahayakan tubuh karena kebiasaan ini dapat membuat tubuh lemah dan merusak organ-organ tubuh. Bahkan jika tidur di pagi hari dilakukan sebelum buang air besar, gerak badan/olah raga dan mengaktifkan lambung dengan makanan, maka kebiasaan tersebut dapat memunculkan berbagai macam penyakit. Sedangkan tidur di sore hari sesudah sholat Ashar dapat membuat orang kehilangan akal.

Jangan keterusan tidur telentang dong, Om! 

Hal terburuk lainnya berkenaan dengan tidur adalah tidur di bawah sinar matahari, meski hanya sebagian badan saja. Tidur di bawah sinar matahari dapat membangkitkan penyakit dalam tubuh. Berkenaan dengan hal ini, dari Abu Hurairah Rasulullah saw pernah bersabda,
“Jika salah satu dari kalian berada di bawah sinar matahari, kemudian ada bayangan yang menerpa tubuhnya, sehingga sebagian dari tubuhnya berada di bawah sinar matahari dan sebagian lainnya tidak, maka hendaklah dia bangun.” 

Juga dari Buraidah bin Al Hushaib diterangkan bahwa, “Bahwasannya Rasulullah saw melarang seseorang di antara tempat yang teduh dan yang tersinari matahari.”

Pada akhirnya Rasulullah saw memberikan petunjukkanya kepada kita tentang bagaimana hendaknya kita tidur ucapkan doa berikut, ‘Ya Allah sesungguhnya aku menyerahkan jiwaku kepada-Mu. Aku serahkan segala urusanku kepada-Mu. Aku ‘sandarkan punggungku’ pada-Mu, suka ataupun tidak, karena tiada tempat berlindung dan tempat bermohon dari azab-Mu kecuali hanya pada-Mu. Aku beriman kepada Nabi-Mu yang telah Kau utus.’ Jadikanlah itu sebagai akhir dari perkataanmu (sebelum tidur), seandainya kau mati pada tidurmu itu, maka matimu adalah kematian di atas fitrah.


Tips Mudah Supaya Bisa Bangun Shalat Tahajjud



Hai orang yang berselimut (Muhammad), bangunlah (untuk sholat) di malam hari, kecuali sedikit (daripadanya), (yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit. atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al Qur’an itu dengan perlahan-lahan.” (QS. Al Muzzamil:1-4)


Firman Allah swt di atas telah memerintahkan dengan jelas kepada Rasulullah saw yang tengah tidur untuk melakukan sholat malam atau sholat tahajud. Dan perintah yang diberikan kepada Rasulullah saw tersebut bukanlah perintah yang dikhususkan hanya kepada beliau saja, melainkan juga kepada seluruh umat beliau. Namun pada kenyataannya, betapa sedikit sekali umat muslim yang dapat berdiri dan mengistiqomahkan sholat tahajud ini.

Dari Jabir ra, ia barkata, “Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya pada malam hari itu benar-benar ada saat yang seorang muslim dapat menepatinya untuk memohon kepada Allah suatu kebaikan dunia dan akhirat, pasti Allah akan memberikannya (mengabulkannya); dan itu setiap malam.” (HR. Muslim dan Ahmad)

Sholat tahajud merupakan salah satu bentuk komunikasi dengan Allah swt yang paling efektif. Karena sholat tahajud dilakukan manakala kebanyakan makhluk Allah swt sedang tertidur lelap. Masa yang penuh dengan kesunyian dan ketenangan akan membantu kita untuk lebih khusyuk bermunajat kepada Allah. Seorang muslim yang senantiasa mendawamkan sholat tahajud, insya Allah akan selalu dicintai oleh Allah swt. Barang siapa mendawamkan sholat tahajud maka Allah swt akan menjaminnya dengan kehidupan di syurga kelak.

Dari Abdullah bin Salam, Rasulullah saw bersabda, “Wahai manusia, sebarkanlah salam, berikanlah makanan, dan sholat malamlah pada waktu orang-orang tidur, kalian akan masuk surga dengan selamat.” (HR. Imam Tirmidzi)

Rasulullah saw telah bersabda yang artinya, “Lazimkan dirimu untuk shalat malam karena hal itu tradisi orang-orang shalih sebelummu, mendekatkan diri kepada Allah, menghapus dosa, menolak penyakit, dan pencegah dari dosa.” (HR. Ahmad)

Allah swt akan senantiasa memberikan kemuliaan kepada umatnya yang khusyuk dan kontinyu dalam mengamalkan sholat sunnah tahajud. Dari Sahal bin Sa’ad ra., ia berkata, “Malaikat Jibril datang kepada Rasulullah saw lalu berkata, ‘Wahai Muhamad, hiduplah sebebas-bebasnya, akhirnya pun kamu akan mati. Berbuatlah semaumu, pasti akan dapat balasan. Cintailah orang yang engkau mau, pasti kamu akan berpisah. Kemuliaan orang mukmin dapat diraih dengan melakukan shalat malam, dan harga dirinya dapat ditemukan dengan tidak minta tolong orang lain.’”

Rasululah saw bersabda, “Seluruh manusia dikumpulkan di tanah lapang pada hari kiamat. Tiba-tiba ada panggilan dikumandangkan dimana orang yang meninggalkan tempat tidurnya, maka berdirilah mereka jumlahnya sangat sedikit, lalu masuk surga tanpa hisab. Baru kemudiaan seluruh manusia diperintah untuk diperiksa.”

Setelah melihat hebatnya kedudukan dan keutamaan mendawamkan sholat tahajud di atas, maka sudah sepatutnyalah bagi kita semua untuk senantiasa berlomba-lomba mendapatkan fadhilah dari sholat tahjud tersebut.

Berikut kami sekelumit suguhkan tips yang insya Allah akan membantu kita agar lebih mudah untuk bangun di sepertiga malam dan melaksanakan sholat sunnah tahajud.

1. Biasakan tidur di awal waktu, jangan bergadang untuk hal-hal yang tidak penting, yang akhirnya hanya akan membuat mata kita terlampau lelah dan mengantuk untuk bangun di sepertiga malam.
2. Bersungguh-sungguh mengamalkan adab-adab sebelum tidur. Biasakan berwudhu, sholat sunnah, berdzikir dan berdoa sebelum tidur. Jangan tidur dalam keadaan berhadats (terutama hadats besar), karena hal ini akan menimbulkan kemalasan di waktu bangun malam.
3. Janganlah paranoid dan menganggap bahwa bangun di sepertiga malam untuk melakukan sholat tahajud itu sebagai pekerjaan yang berat. Karena pemikiran semacam itu akan berpengaruh pada niat dan kekuatan kita untuk merealisasikan niat tersebut (dapat melemahkan niat dan tekad untuk melakukan sholat tahajud).
4. Senantiasa menjaga keikhlasan ketika berniat untuk bangun malam dan melakukan sholat tahjud. Dengan niat yang ikhlas, insya Allah akan meringankan pekerjaan yang semula tampak berat.
5. Cobalah untuk mengenali dan menyesuaikan waktu tidur masing-masing. Bila kita telah tahu berapakah standar waktu tidur kita masing-masing, maka kita akan dapat menentukan jam berapakah kita harus mulai tidur, sehingga kita akan bangun tepat di sepertiga malam. Jika memang ada tugas yang harus diselesaikan dan dibawa pada hari esok, lebih baik dikerjakan selepas melaksanakan sholat tahajud, jangan dikerjakan pada waktu malam (sebelum tidur) yang memakan waktu hingga larut malam dan akhirnya akan membuat kita tidak dapat bangun di sepertiga malam (kesiangan).
6. Jika memang memungkinkan, jangan lupa untuk melakukan tidur siang. Dengan tidur siang, insya Allah akan membuat kita lebih kuat untuk bangun di sepertiga malam dan melakukan sholat sunnah tahajud.
7. Jangan lupa untuk senantiasa memasang alarm, dan letakkan alarm tersebut di tempat yang jauh dari jangkauan tangan namun tetap dapat terdengar dengan jelas (keras) oleh telinga. Dengan demikian, mau atau tidak mau kita akan bangkit dari tempat tidur untuk mematikannya manakala alarm tersebut berbunyi.
8. Anda juga dapat menggunakan program tahajud missedcall dengan teman-teman anda. Buatlah jadwal berkelanjutan yang telah disepakati bersama untuk mengatur siapa-siapa yang mendapatkan jatah untuk membangunkan.
9. Programlah aktivitas siang hari anda dengan seefisien dan seefektif mungkin, sehingga anda tidak terlalu kelelahan untuk bangun di sepertiga malam untuk melakukan sholat tahajud. Hindari kegiatan-kegiatan yang tidak terlalu penting, yang akan menguras stamina anda.
10. Tanamkanlah kesadaran bahwa anda memiliki kebutuhan jasmani dan ruhani yang harus anda penuhi keduanya dengan seimbang, tidak berat sebelah.
11. Motivasi diri anda untuk bangun malam dengan cara mempelajari dan mengingat betapa besar keutamaan-keutamaan yang terdapat di dalam sholat tahajud.
12. Tanamkan rasa rindu untuk senantiasa bernunajat dan berkhalwat dengan Allah swt.
13. Hindari maksiat. Karena, maksiat adalah sumber lemahnya kadar iman dan ibadah kita kepada Allah swt. Dalam hal ini Sufyan Ats-Tsauri telah menuturkan pengalamannya, “Aku sulit sekali melakukan qiyamullail selama 5 bulan disebabkan satu dosa yang aku lakukan.”.
14. Janganlah makan malam terlampau kenyang, karena perut yang kenyang akan memberikan efek mengantuk dan malas.
15. Jika anda telah berkeluarga, anda dapat membuat kesepakatan dengan anak dan isteri berupa program sholat tahajud berjamaah, misalnya setiap tiga kali dalam sepekan keluarga wajib melakukan sholat tahajud secara berjamaah.
16. Jangan lupa untuk senantiasa berdoa dan memohon kepada Allah swt agar diberikan kemudahan untuk bangun malam dan melakukan sholat tahajud dengan ikhlas dan khusyuk.
17. Untuk memantapkan kedisiplinan diri, anda pun dapat melakukan program “self-punishment” bagi diri anda sendiri, manakala kesiangan atau lupa tidak melaksanakan sholat tahajud. Tentunya, “self-punishment” ini haruslah bersifat mendidik dan tidak terlalu keras. Ketika lupa atau kesiangan sehingga tidak melakukan sholat tahajud, maka anda dapat menghukum diri anda misalnya harus membaca Al Quran sebanyak 2 juz di hari esoknya. 2 juz tersebut dapat anda baca per lima lembar setiap setelah melakukan sholat fardhu.

Demikianlah artikel sederhana mengenai keutamaan sholat tahajud dan tips mempermudah bangun malam untuk melakukan sholat tahajud ini.

Perlu diketahui, bahwa tips dan keutamaan sholat tahajud dalam artikel ini bukanlah bukanlah sebuah harga mati. Karena sesungguhnya, masih sangat banyak lagi keutamaan-keutamaan yang terkandung di dalam sholat sunnah tahajud ini. Dan tentunya masih sangat banyak pula tips-tips yang dapat digunakan untuk memudahkan kita agar dapat bangun malam dan melakukan sholat sunnah tahajud.

Rasulullah saw telah bersabda di dalam haditsnya yang artinya,“Sesungguhnya amal perbuatan itu harus dengan niat, dan setiap orang itu tergantung pada niatnya.”